Bangsa yang kuat ada
ditangan para pemuda, gagasan cara pandang bangsa kedepan harusnya lahir
dari para pemuda yang selalu berpikir kritis, inovatif, kreatif dan
peka terhadap kondisi sosial. mereka selalu punya cara yang cerdas untuk
membangun bangsa. pemuda jangan hanya berpikir Individualistik dimana
para pemuda yang hanya berpikir untuk mengejar prestasi-prestasi pribadi
tampa memberi manfaat untuk orang lain, buta dan tuli terhadap kondisi sosial.
Para pemuda memiliki sejarah hebat pada bangsa ini, tinta emas telah
dituliskan para generasi muda dalam membangun pondasi yang kuat untuk
bangsa kita. jiwa perlawanan, semangat yang selalu menggelora dan
memiliki cara pandang yang merdeka merupakan harta yang paling berharga
dimiliki para pemuda dimasa lampau.
hari ini pemuda seperti itu begitu dirindukan oleh zaman, dimana idealisme sudah menjadi barang yang sangat langka. zaman dimana banyak pemuda yang pesimis terhadap keyakinan adanya energi positif dibalik setiap nilai-nilai kebaikan yang diperbuat. pikiran pemuda hari ini diselimuti oleh pemikiran materialisme belaka, lebih mementingkan hasil materi ketimbang dampak sosialnya.
bangsa ini sudah terlalu tua untuk diurus para generasi tua, bangsa ini membutuhkan energi yang sangat besar agar dapat mencapai kejayaanya, energi yang hanya dimiliki oleh para pemuda. kasihan para generasi tua jika mereka dipaksa untuk berpikir memberi solusi untuk bangsa, kasihan mereka generasi tua jika dipaksa ototnya untuk membangun negri. mereka sudah lelah, mereka harusnya beristrahat menikmati hidup.
saat ini peran pemuda begitu dibutuhkan dan mereka harus mampu membuktikan diri sebagai generasi pewaris yang layak untuk membangun bangsa mencapai kejayaanya. pemuda harus berani tampil, pemuda harus berani mengambil peran, pemuda harus mampu menjadi agen-agen perubahan yang bukan hanya bisa mengambil kekuasaan, tetapi memang layak dan mampu menjadi solusi untuk bangsa.
hari ini pemuda seperti itu begitu dirindukan oleh zaman, dimana idealisme sudah menjadi barang yang sangat langka. zaman dimana banyak pemuda yang pesimis terhadap keyakinan adanya energi positif dibalik setiap nilai-nilai kebaikan yang diperbuat. pikiran pemuda hari ini diselimuti oleh pemikiran materialisme belaka, lebih mementingkan hasil materi ketimbang dampak sosialnya.
bangsa ini sudah terlalu tua untuk diurus para generasi tua, bangsa ini membutuhkan energi yang sangat besar agar dapat mencapai kejayaanya, energi yang hanya dimiliki oleh para pemuda. kasihan para generasi tua jika mereka dipaksa untuk berpikir memberi solusi untuk bangsa, kasihan mereka generasi tua jika dipaksa ototnya untuk membangun negri. mereka sudah lelah, mereka harusnya beristrahat menikmati hidup.
saat ini peran pemuda begitu dibutuhkan dan mereka harus mampu membuktikan diri sebagai generasi pewaris yang layak untuk membangun bangsa mencapai kejayaanya. pemuda harus berani tampil, pemuda harus berani mengambil peran, pemuda harus mampu menjadi agen-agen perubahan yang bukan hanya bisa mengambil kekuasaan, tetapi memang layak dan mampu menjadi solusi untuk bangsa.
No comments:
Post a Comment