8.12.11

Mafia Manager : Gaya Kepemimpinan Ala Mafia


Selasa, 08 Juli 2008 09.38 WIB
Oleh: Permata Wulandari

(Vibiznews – Leadership) – Pernah membaca mengenai sebuah buku yang cukup tenama “The Mafia Manager”? Jika belum pernah membacanya cobalah untuk membaca buku tersebut terutama jika Anda adalah seorang pemimpin agar membuka wawasan kepemimpinan Anda lebih mendalam. Buku ini mengambil ajaran dari prinsip politik seorang Niccolo Machiavelli, seorang ilmuwan sekaligus politisi yang berasal dari Fiorenza. Machiavelli disebutkan sebagai manusia paling kejam karena dianggap menghalalkan berbagai cara guna mencapai serta serta mempertahankan kekuasaannya. Beberapa tokoh seperti Al Capone, The Fox Torio mengambil nilai-nilai yang diajarkannya.

Mafia manager mengajarkan kesuksesan dengan menghalalkan segala macam cara ala mafia serta memberikan lasan mengenai bagaimana seseorang bersikap tanpa ampun dan juga penuh kejujuran. Setiap orang yang menginginkan kesuksesan harus memahami jalan mafia melalui penempatan posisi yang dapat mengatur orang lain sehingga keuntungan besar akan didapatkan.

Mendengar kata mafia pasti akan tertuju pada sebuah organisasi yang tidak tersentuh dan selalu berurusan dengan dunia hukum karena mengandalkan kekerasan, kekuasaan serta bisnis berbasis narkoba. Bahkan dunia kriminal pun tidak lepas dari gerakan mafia. Namun, sayangnya kita tidak menyadari bahwa prinsip ini marak diterapkan dalam dunia bisnis. Guna meraih sebuah karir atau mempertahankan posisi strtagis dalam sebuah organisasi tidak jarang memakai prinsip para mafia.

Ajaran yang diterapkan para mafia menjadi inspirasi bagi kepemimpinan sebuah organisasi. Namun, diperlukan kecerdasan, kejelian serta kreativitas guna mengimplementasikannya. Sifatnya juga sangat fleksibel tetapi bisa melunak serta dipenuhi dengan strategi kepemimpinan yang sesuai. Mirip dengan Sun Tzu yang lebih terarah pada pengelolaan strategi sebuah organisasi.

Gaya manajer ala mafia tidak seperti nama seram yang selalu mendompleng padanya. Segalanya bergantung dari pemaknaan masing-masing pelaku bisnis. Para pelaku bisnis akan memperoleh manfaat jika mengambil intisari ajaran mafia dimana para eksekutif dalam posisi strategis akan mampu mempertahankan serta mengembangkan perusahaan yang mereka jalankan. Prinsip gaya manajer ala mafia akan membuat membuat sebuah perusahaan survive serta mampu berkompetisi di era persaingan global saat ini

Pada buku The Mafia Manager dijelaskan ada tiga hal yang harus dijalankan setiap orang. Hal pertama adalah etika, bahwa titian sebuah karir tidak boleh secara instant tetapi harus bergerak dari bawah. Kejujuran juga menjadi pertimbangan etis dalam organisasi Mafia. Dalam berinteraksi kejujuran harus dikedepankan. Bagi Mafia, hal terpenting dalam hubungan bisnis ialah reputasi akan kejujuran selain itu solidaritas serta kesetiaan merupakan hal penting lainnya.

Hal kedua adalah prinsip manajemen serta kepemimpinan. Efisiensi adalah sebuah prinsip yang cukup penting. Manajemen waktu secara efektif adalah salah satu kunci efisiensi. Hal yang ketiga adalah bagian lainnya dimana seorang mafia sejati akan ebih mengutamakan akal dan kepentingan keluarga pada saat dijepit masalah. Bahkan jika mempunyai musuh pribadi tidak boleh melibatkan keluarga. Mc Donalds serta burger king adalah salah satu contoh bisnis yang sukses mempraktikan kepemimpinan ala mafia. Mafia tidak selalu diidentikan dengan hal yang buruk bukan?

(disarikan dari The Mafia Manager, A Guide to the Corporate Machiavelli, serta Mafia leadership reason)

No comments:

Post a Comment